Sunday, September 7, 2014

A Guide for 20-something Women: Things All 20-something women are tired of hearing

It's another Sunday and I feel as happy as a clam!
Memenuhi janji bulan lalu, here I am ready to kick off on my first ever theme post for this month. Nggak jauh-jauh, the theme I choose is girls. Lebih tepatnya a twentysomething girls. Yours truly here kebetulan bulan lalu baru saja melewati ulang tahunnya yang ke-24. Yours truly here juga kebetulan sedang dalam posisi dimana kebanyakan kita menyebutnya sebagai under pressure yang tentu saja nggak ada enak-enaknya.
Gue masih dalam proses mencari pekerjaan impian, gue juga baru saja menghadiri nikahan sepupu yang umurnya pas diatas gue nggak lama ini. Yang artinya adalah pertanyaan semua orang ke gue nggak pernah jauh-jauh dari "Kerja dimana sekarang?" dan "Kapan nyusul nikah?"
You feel me, sister?

So people, here's the deal... why don't you just leave us alone?
Hidup, seperti yang kita semua tahu adalah serentetan proses pencarian yang tanpa henti. Mulai dari cari jati diri, cari tujuan hidup, cari uang buat makan dan beli sepatu, sampai cari pahala. Manusiawinya adalah kita semua pasti melalui semua proses itu... Gue sejujurnya termasuk golongan orang yang senang-senang saja diberondong dengan pertanyaan-pertanyaan itu karena gue selalu mikir, at least those people made an effort, antara berusaha basa-basi buat nyapa dan membuka pembicaraan atau memang mereka peduli sama kita. Positive thinking sangat diperlukan disini, so let's be positive.
Tapi manusiawi juga kalau lama-lama akan ada kalanya kita lelah dan muak menghadapi semua pertanyaan itu. With that in mind I make a list about things we 20s women tired of hearing, just for the sake us can share a laugh together. Because girls... if life gets hard, laughing out loud is probably the most mature way to let it all through and keep us sane facing this crazy, crazy world.

1. "Where's your boyfriend?"
2. "I can't believe you're still single!"
3. "Honey, why are you so picky?"
4. "How if you'll never get married?"
Oh here we comes, rasanya pengen balik badan dan kabur saat itu juga kalau pertanyaan-pertanyaan super awkward kaya gini muncul. Pertama, orang-orang harus sadar kalau nggak semua yang nggak berpacar itu sedih or currently in miserable place. Sometimes we single by choice... karena di umur 20an, pacaran bukan lagi sekedar sayang-sayangan. We're talking about serious relationship and commitment here, something that will take a lot from us. I'm also now in place where I choose to stay single, karena merasa hidup gue sendiri saja masih menuntut untuk banyak diurus dan ditata... how do you expect me to be in relationship dan ngurusin orang lain, no, I will go back on market if I think I'm ready. Gimana kalau ternyata ujung-ujungnya nggak dapat-dapat? Jodoh, adanya di tangan Tuhan... that's it.
5. "When are you going to get married?"
6. "Are you planning to give your mom and dad a grandchild soon?"
7. "You do want kids, don't you?"
8. "The clock is ticking, you won't get any younger..."
Gue pribadi belum mencapai tahap ini, but yeah some of my friends are... dan ceritanya nggak pernah jauh-jauh dari sebelumnya. Setelah akhirnya berpacar, semua orang akan grasak-grusuk bertanya kapan mau melangkah ke tahap selanjutnya, which is somehow such a very nice of them for hoping the best for us. Lalu setelah akhirnya kita menikah, pertanyaan lain pun mulai bermunculan. The situation won't be any better. Selanjutnya banyak orang akan bertanya-tanya--bahkan beberapa hampir seperti memaksa--untuk kita segera hamil dan punya anak, dilihat dari sisi baik tentulah karena mereka nggak sabar lagi buat melihat kita dan suami benar-benar menjadi sebuah keluarga. Keluarga kecil yang bahagia. Hanya saja kenyataannya, this is now about us and our husband. Pasti akan risih rasanya melihat orang-orang terkesan mencampuri urusan dalam rumah kita... jadi daripada berujung pembunuhan, the best thing woman can do in such situation; smile, like you don't care.
9. "How old are you now? 24, 26? You'll soon gonna be 30 you realize that?"
10. "You should take care of yourself from now, before you'll get older and it'll be too late."
11. "You'll feel different about yourself when you're older..."
12. "...And you just can't have it all, life doesn't work that easy way, darling."
Don't you even dare to darling me! Mungkin akan kedengaran seperti remaja labil, but the truth is we're really trying to get things figure out too... and their constant pressure don't give any help other than making us weeping in the corner even more. Perhatian orang lain kadang memang datang di saat dan dalam bentuk yang paling tidak terduga. Contohnya adalah how concern they are upon our look... so what if we're a little chubby or so what if we always on diet? Funny how some people selalu berusaha memberi nasihat tentang bagaimana kita harus menghargai diri sendiri tapi di waktu yang sama juga memberi dorongan ke arah yang sama sekali berlawanan. This is our life, none of your business.
13. "How much money do you make?"
14. "Don't you do too much shopping?"
First, shopping is fun. Second, why don't you trust me with my own money. Dari kecil kita sudah diajarkan menabung oleh orangtua dan guru-guru tercinta. And I think we get it already. Investasi masa depan adalah nomor satu dan yang terpenting. But a new pair of shoes or a pretty new bag once in a while won't hurt, right? Jealous much?
 15. "It's about time you settled down and be a full-time grown up. Soon thirty, remember?"
Yes, I remember, thank you. Now why don't start minding your own business and to not have a finger in the pie. Good bye.

No comments:

Post a Comment