Monday, January 2, 2017

My Year in Books

Tadi pagi gue baru saja menyimak sebuah diskusi seru di salah satu group yang gue follow di Goodreads, topiknya adalah topik yang selalu panas dibahas kalangan goodreaders seperti gue di awal tahun: reading challenge.
Untuk gue pribadi sih, reading challenge adalah salah satu fitur favorit gue di Goodreads. Itu dan salah satu tracker lainnya, My Year in Books. Dua-duanya memiliki fungsi dan tujuan serupa, bedanya cuma yang satu melacak apa yang sedang kita baca dan yang satunya lagi melacak apa yang sudah kita baca setahun belakangan.

Hampir setiap awal tahun juga kayanya gue pasti selalu menulis soal Goodreads di blog. Thanks to their tracker, kegiatan membaca adalah salah satu yang paling kelihatan perkembangan maju dan mundurnya dalam hidup gue. While the other aspects on my life are pretty much far too absurd for me to tracked.

Kembali lagi ke soal reading challenge dan kenapa topik itu selalu jadi perdebatan para goodreaders setiap awal tahun, pada dasarnya karena jika berkaitan dengan reading challenge ada dua jenis manusia di Goodreads; yang pertama adalah yang anti dengan reading challenge. Alasannya sederhana dan masuk akal, ikutan reading challenge membuat mereka merasa terikat dan merasa wajib untuk mengejar target bacaan yang mereka buat sendiri, it's kinda stressful they said. Yang kedua adalah mereka yang thoroughly enjoy the reading challenge. What's the harm in setting a particular reading goal after all?
Gue, obviously, adalah golongan penggemar reading challenge. I never feel any pressure about it, not even a little bit.
If anything, gue malah merasa banyak terbantu dan terpacu karena jadi punya gambaran apa yang harus gue tuju di akhir tahun nanti. Mengingatkan diri gue sendiri juga bahwa membaca itu tidak cukup dijadikan hobi dan pengisi waktu luang, tapi harus dijadikan aktivitas. A food for my brain.

Sayangnya tahun lalu bukan tahun yang baik dalam hal membaca buat gue. Gue sangat, sangat, sangat kurang asupan bacaan setahun kemarin. Bukan perkara tidak punya bahan bacaan, I always updating my reading list regularly. Masalah gue adalah I failed miserably in dealing with my time management. Working a full-time jobㅡsometimes overtime has been really messing up my routines.
Mungkin tahun ini gue harus belajar nggak sok selalu kelelahan setelah pulang kerja dan sok-sokan juga acting drop dead tired tiap malam, ujung-ujungnya lebih memilih tidur-tiduran dibanding mengerjakan sesuatu yang lebih bermanfaat. I know I'm not that tired, I'm just spoiling myself.

According to Goodreads' My Year in Books, this year I read 13 books with 3.717 pages in total. It's a sad record, I know. I can't even fulfilled my goal to read at least 15 books. LOL.


But I did indeed read some great books. Easy to read books, granted... but still great. My most favorites are Stephanie Perkins' Anna and the French Kiss and Kevin Kwan's Crazy Rich Asians.
And this year I raised the bar, my 2017 reading challenge: 25 books! Of course this still a relatively small and sad target comparing to other's. I mean there's someone on my Goodreads dash that give herself a 200 books challenge. Holy-molly, how can you read that many books in a year??? I'm amazed already.

Last but not least, I hope you too will able to read one or two awesome books this year... or just read, read anything. It's good for you! Here's for the next 365 days fill with great books and good reads!

No comments:

Post a Comment